Selasa, 21 Oktober 2014

Kalimat Penting: Soal 100 Tahun Lagi

"Seratus tahun lagi dari sekarang, takkan menjadi soal apakah Anda mendapatkan peluang besar itu... atau akhirnya mendapatkan sebuah Mercedes. Akan sangat menjadi soal, seratus tahun lagi dari sekarang, kalau Anda membuat komitmen kepada Yesus Kristus".

"Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya?" (Matius 16:26)

(dari "Kisah-Kisah Rohani Pembangkit Semangat Untuk Ayah")

Kalimat Penting: Kebahagiaan Batiniah

"Kebahagiaan itu batiniah, dan bukannya lahiriah; maka, kebahagiaan itu tidak tergantung pada apa yang kita miliki, melainkan pada siapa kita sesungguhnya".

"Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu" (Lukas 12:15)

(dari "Kisah-Kisah Rohani Pembangkit Semangat Untuk Ayah")

Senin, 20 Oktober 2014

Pdt. Stephen Tong: Pohon Kehidupan Dalam Kejadian 3

Pertanyaan: "Apa yang dimaksudkan dengan statemen "...jangan sampai dia mengulurkan tangannya dan mengambil pula buah dari pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga hidup untuk selama-lamanya" (Kej. 3:23)?"

Jawaban Pdt. Stephen Tong:
Kalimat itu muncul setelah Adam dan Hawa makan buah dari pohon pengetahuan yang baik dan jahat, lalu dihukum oleh Tuhan dan diusir keluar dari Taman Eden. Apakah statemen itu menandakan Tuhan tidak menginginkan mereka bertobat atau tidak menginginkan mereka memperoleh hidup kekal? Bukan. Lalu mengapa kata-Nya, jangan sampai mereka kembali dan makan buah dari pohon kehidupan? Karena mereka sudah dihukum oleh Tuhan dan tak boleh lagi hidup dalam jasmani sampai selamanya; tak fana.Karena dengan begitu, dia tak punya pengharapan diselamatkan.

Selain itu, bisa bayangkan tidak, apa jadinya, kalau Adam yang telah berdosa makan buah dari pohon kehidupan, sampai hari ini dia belum mati, masih ikut kebaktian di sini? Tentu tampanya sudah jadi sangat mengerikan bukan? Maka saya mengatakan satu kalimat yang kurang etis: seorang yang sudah lanjut usia, bisa mati adalah berkat Tuhan. Jadi, kalau kita sudah tua, tiba saatnya Tuhan memanggil kita pulang, ya taat saja.

(dari Seri Tanya Jawab 2011 - 13, GRII Pusat Kemayoran)

Pdt. Stephen Tong: Hamba-Hamba Tuhan GRII

Pertanyaan: Bagaimana Pak Tong menangani hamba-hamba Tuhan GRII yang bermusuhan?

Jawaban Pdt. Stephen Tong:
Saya percaya, mereka bukan bermusuhan tapi punya pendapat yang sedikit berbeda. Jadi, jangan peruncing kesulitan dengan mengadu domba dan menyalibkan saya. Semua hamba Tuhan di GRII mengajar berdasarkan teologi Reformed. Maka mereka punya titik temu atau pijakan yang sama, tak perlu bermusuhan. Kalau ada pendapat yang berbeda, itu lumrah adanya.

Karena di dunia, tak ada dua lembar daun yang sama persis. Lagipula, kalau semua orang persis sama, mereka pasti adalah robot, bukan manusia. Mungkinkah pendapat Reformed mereka berbeda? Mungkin. Mungkinkah karakter mereka yang berbeda? Mungkin. Karakter saya keras tapi jujur, tak ada kebohongan atau tipu muslihat. Jadi kita, harus mau mengerti karakter orang yang berbeda dengan kita dan melihat akan kelebihannya, bukan terus menyoroti kekurangannya.

Salah satu kesulitan yang ada di dalam gerakan ini: saya yang merekrut semua hamba Tuhan di GRII, semua mereka adalah kawan baik saya. Masalhnya: kawan baik saya yang ini tak jadi kawan baik dari kawan baik saya yang itu. Maka kita perlu berdoa, agar Roh Kudus bekerja, menambahkan cinta kasih-Nya agar tak jadi permusuhan. Kita harus mengakui adanya perbedaan, karena hal itu adalah hal yang wajar. Tapi satu dengan yang lain harus saling menghormati di antara kita, juga menghormati semua orang yang ada di sekitar kita. Untuk itu kita perlu "make friends with others, reduce the hatred, make peace, reconcile", bukan malah mengadu domba. [Untuk itu kita perlu berteman dengan orang lain, mengurangi kebencian, membuat perdamaian, berdamai, bukan malah mengadu domba].

(dari Seri Tanya Jawab 2011 - 13, GRII Pusat Kemayoran)

Minggu, 19 Oktober 2014

Thomas Morris: Kutipan-Kutipan Mengenai Kekekalan

[berikut beberapa kutipan dalam buku Thomas Morris]

Rene Descartes:
"Karena dalam hidup ini lebih banyak upah bagi perbuatan buruk ketimbang bagi kebajikan, jarang orang lebih suka apa yang benar ketimbang apa yang bermanfaat, jika mereka tidak takut kepada Allah maupun berharap pada kehidupan sesudah kematian".

Alfred Lord Tennyson:
"Jika tidak ada kekekalan, saya ingin melemparkan diri saya ke dalam laut".

Henry Thomas Buckle,
"Jika kekekalan tidak benar-benar ada, tidak terlalu menjadi masalah apakah hal lain ada atau tidak".

Bismarck,
"Tanpa pengharapan akan adanya kehidupan sesudah kematian, kehidupan ini tak layak bahkan untuk sekadar berusaha berpakaian pada pagi hari".

(dari buku Thomas Morris, "Menjadikan Segalanya Bermakna" [Surabaya: Momentum])

Blaise Pascal: Bahagia & 3 Macam Orang

Hanya ada tiga macam orang, yakni
mereka yang sudah menemukan Allah dan melayani-Nya;
mereka yang sibuk mencari Dia dan yang tidak menemukan Dia;
mereka yang tidak mencari-Nya dan yang tidak menemukan-Nya.

Yang pertama bijaksana dan bahagia;
yang terakhir itu bodoh dan tidak bahagia;
yang berada di antaranya tidak bahagia dan hanya kelihatannya saja bijaksana.

(dari buku Thomas Morris "Menjadikan Segalanya Bermakna" [Surabaya: Momentum])

Sabtu, 18 Oktober 2014

Ayat-Ayat: Hari Tuhan (2)

Oba_1:15  Sebab telah dekat hari TUHAN menimpa segala bangsa. Seperti yang engkau lakukan, demikianlah akan dilakukan kepadamu, perbuatanmu akan kembali menimpa kepalamu sendiri.

Zef_1:7  Berdiam dirilah di hadapan Tuhan ALLAH! Sebab hari TUHAN sudah dekat. Sungguh TUHAN telah menyediakan perjamuan korban dan telah menguduskan para undangan-Nya.

Zef_1:14  Sudah dekat hari TUHAN yang hebat itu, sudah dekat dan datang dengan cepat sekali! Dengar, hari TUHAN pahit, pahlawanpun akan menangis.

Mal_4:5  Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.

Luk_21:34  "Jagalah dirimu, supaya hatimu jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba jatuh ke atas dirimu seperti suatu jerat.

Kis_2:20  Matahari akan berubah menjadi gelap gulita dan bulan menjadi darah sebelum datangnya hari Tuhan, hari yang besar dan mulia itu.

Kis_2:47  sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

1Ko_1:8  Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.

1Ko_3:13  sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

1Ko_5:5  orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan.

2Ko_1:14  seperti yang telah kamu pahamkan sebagiannya dari kami, yaitu bahwa pada hari Tuhan Yesus kamu akan bermegah atas kami seperti kami juga akan bermegah atas kamu.

1Tes_5:2  karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.

2Tes_2:2  supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.

2Ti_1:12  Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan aku yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan.

Ibr_10:25  Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.

2Pe_3:10  Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

Why_1:10  Pada hari Tuhan aku dikuasai oleh Roh dan aku mendengar dari belakangku suatu suara yang nyaring, seperti bunyi sangkakala,